Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan tanah kas desa sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh fluktuasi pendapatan sewa tanah kas desa dan realisasi PADes selama periode 2020–2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan sewa tanah kas desa, besarnya PADes, serta pengaruh pendapatan sewa tanah kas desa terhadap PADes. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan dokumen pendapatan Desa Sukahurip periode 2020–2024. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Product Moment, koefisien determinasi, dan uji signifikansi t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan sewa tanah kas desa dan PADes mengalami fluktuasi setiap tahun. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,6382 menunjukkan hubungan positif yang cukup kuat, dengan kontribusi sebesar 40,74%. Namun, hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 1,434 lebih kecil daripada t-tabel sebesar 3,182, sehingga pengaruh pendapatan sewa tanah kas desa terhadap PADes tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, pendapatan sewa tanah kas desa belum berpengaruh signifikan terhadap PADes, meskipun tetap memberikan kontribusi dan memiliki potensi untuk dioptimalkan.