Unigal Repository

PENGUATAN KOMPETENSI SOSIAL PENGAWAS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (Studi Kasus pada 3 TK Unggulan Daerah Binaan 1 Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah)

Show simple item record

dc.contributor.author SUMEH, SUTIYONO
dc.date.accessioned 2026-10-09T03:54:15Z
dc.date.available 2026-10-09T03:54:15Z
dc.date.issued 2026-07-11
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10715
dc.description.abstract Penguatan Kompetensi Sosial Pengawas Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Kepala Sekolah (Studi Kasus pada 3 TK Daerah Binaan 1 Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah). Sumeh Sutiyono. NIM.2125250107. Penelitian ini berfokus pada kajian tentang penguatan kompetensi sosial pengawas sekolah dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah yang dilakukan melalui teknis studi kasus pada 3 TK Daerah Binaan 1 Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sesuai dengan fokus kajian dan permasalahan penelitiannya maka penelitian bertujuan untuk mengkaji tentang kualitas, tuntutan, faktor pendukung dan pengembangan kompetensi sosial pengawas sekolah dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah. Melalui metode deskriptif analitik dan pendekatan kualitatif, maka penelitian ini menghasilkan kesimpulan : (1). Kompetensi sosial pengawas pada tingkat satuan pendidikan TK, diantaranya : memiliki kemampuan: berkomunikasi efektif, bekerja sama, sikap empati dan kepedulian sosial, membangun hubungan interpersonal, menyelesaikan konflik, sikap adaptif terhadap lingkungan sosial dan budaya, menjunjung etika dan norma profesi, dan kolaborasi dalam pendampingan, serta sekaligus kompetensi tersebut menjadi keunggulan kompetensi dan kualitas professional pengawas; (2). Pengawas sekolah dituntut harus memiliki kompetensi sosial seperti kemampuan : pengembangan diri secara mandiri, belajar dari praktik baik (best practice), meningkatkan kemampuan mendengarkan aktif, membangun jaringan dan kolaborasi, meminta umpan balik dari pihak yang dibina, meningkatkan kepekaan sosial dan empati, mengelola ekspektasi dan batasan profesional, menggunakan pendekatan coaching dan mentoring; dan menjaga kesehatan mental dan emosional; (3). Faktor pendukung penguatan kompetensi sosial pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala TK melalui supervisi pada TK Unggulan meliputi faktor internal (dari diri pengawas) dan faktor eksternal (dari lingkungan). Proses penguatan kompetensi sosial pengawas dalam kinerjanya bagi satuan pendidikan TK, bersifat siklus dan berkelanjutan, melalui tahapan: identifikasi kebutuhan → perencanaan → pelaksanaan penguatan (pelatihan, praktik, refleksi) → implementasi supervisi → evaluasi → perbaikan. Yang hharus dilakukan secara konsisten dan sistemik;dan (4). Model pengembangan penguatan kompetensi sosial pengawas, dalam bentuk model Model SPIRAL yang terdiri dari tujuh tahap berkelanjutan: Kesadaran → Asesmen → Perencanaan → Penguatan → Implementasi → Evaluasi → Refleksi & Tindak Lanjut. Yang prosesnya dilakukan dengan enam langkah berurutan: Kesadaran dan komitmen → Diagnosis dan pemetaan → Perencanaan program → Pelaksanaan penguatan(pelatihan, mentoring, praktik) → Implementasi supervisi dengan kompetensi yang dikuatkan → Evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. en_US
dc.description.sponsorship Pembimbing I Dr. H. Kusnandi, Drs., MM., M.Pd. Pembimbing II Dr. Sumiati, M.Ed. en_US
dc.publisher Magister Administrasi Pendidikan, FKIP en_US
dc.subject Kompetensi Pengawas, Kompetensi Sosial, Kinerja Kepala Sekolah. en_US
dc.title PENGUATAN KOMPETENSI SOSIAL PENGAWAS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (Studi Kasus pada 3 TK Unggulan Daerah Binaan 1 Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account