Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana
pembelajaran sebagai salah satu faktor yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran
dan peningkatan hasil belajar murid. Pengelolaan sarana dan prasarana yang dilakukan secara
efektif, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, hingga
pengawasan dan evaluasi, diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran dalam upaya meningkatkan
hasil belajar murid, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam
pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar murid. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di
SD Negeri Sindangwangi Kecamatan Sukarame. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah,
pengelola sarana dan prasarana, guru, dan murid. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui
triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang
meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SD Negeri
Sindangwangi telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan kebutuhan, pengadaan sesuai
prioritas, inventarisasi, pemanfaatan secara optimal, pemeliharaan rutin, serta pengawasan
dan evaluasi secara berkala. Guru berperan aktif dalam setiap tahapan pengelolaan, terutama
dalam perencanaan kebutuhan, pemanfaatan media pembelajaran, serta pemeliharaan fasilitas
yang digunakan. Faktor pendukung pengelolaan sarana dan prasarana meliputi komitmen
kepala sekolah, kerja sama seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pemerintah.
Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, belum meratanya ketersediaan
fasilitas, dan keterbatasan sarana pembelajaran tertentu. Pengelolaan sarana dan prasarana
yang baik terbukti mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, motivasi belajar,
partisipasi aktif murid, serta hasil belajar pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana
pembelajaran yang dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan memberikan
kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar murid. Oleh karena itu, diperlukan
peningkatan komitmen seluruh warga sekolah dalam mengoptimalkan pengelolaan sarana dan
prasarana agar kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan dapat terus meningkat.