| dc.description.abstract |
Mila Nurkamila. 2026. “Penguatan Regulasi Kebijakan Kepala Sekolah
Dalam Membangun Karakter Peserta Didik (Studi Kasus di SMP Negeri 5
Tasikmalaya)”.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan penguatan regulasi kebijakan
kepala sekolah belum optimal dalam membangun karakter peserta didik di SMP
Negeri 5 Tasikmalaya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
mendeskripsikan: 1) Kebijakan kepala sekolah dalam membangun karakter
peserta didik di SMP Negeri 5 Tasikmalaya; 2) Aspek penguatan implementasi
kebijakan kepala sekolah dalam membangun karakter peserta didik di SMP
Negeri 5 Tasikmalaya; 3) Pengembangan penguatan regulasi kebijakan kepala
sekolah dalam membangun karakter peserta didik di SMP Negeri 5 Tasikmalaya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi
observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Teknik
analisis data yang dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data (data
reduction), penyajian data (data display), dan pengambilan keputusan
(verification).Adapun informan dalam penelitian ini adalah Pengawas, Kepala
Sekolah dan Guru di SMP Negeri 5 Tasikmalaya sebanyak 6 orang. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa : 1) Kebijakan kepala sekolah dalam membangun
karakter peserta didik telah dilaksanakan melalui perumusan nilai-nilai karakter,
integrasi dalam proses pembelajaran, pembiasaan budaya sekolah, pelibatan
seluruh warga sekolah, serta kerja sama dengan orang tua dan masyarakat.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa sekolah telah berupaya membangun
sistem pendidikan karakter yang terarah dan berkelanjutan, meskipun masih
terdapat hambatan seperti perbedaan pemahaman warga sekolah, konsistensi
pelaksanaan, dan pengaruh lingkungan luar. 2) Aspek penguatan implementasi
kebijakan kepala sekolah dalam membangun karakter peserta didik telah berjalan
cukup baik melalui pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis karakter,
keteladanan warga sekolah, kegiatan rutin, serta sistem evaluasi yang dilakukan
secara berkala. Namun demikian, masih ditemukan hambatan berupa belum
optimalnya konsistensi pelaksanaan di lapangan dan perbedaan kemampuan
pendidik dalam mengimplementasikan kebijakan secara menyeluruh. 3)
Pengembangan dan penguatan regulasi kebijakan kepala sekolah telah dilakukan
melalui penyusunan dan pembaruan aturan sekolah yang mengacu pada kebijakan
nasional pendidikan karakter. Regulasi tersebut diimplementasikan dalam tata
tertib sekolah, perangkat pembelajaran, serta sistem penilaian sikap peserta didik.
Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan dalam aspek sosialisasi,
pemahaman warga sekolah, serta evaluasi berkelanjutan agar regulasi dapat
diterapkan secara lebih efektif dan konsisten. |
en_US |