Abstract:
Latar Belakang: Nyeri merupakan salah satu keluhan utama yang dirasakan pasien pasca operasi ORIF. Manajemen nyeri yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mempercepat proses pemulihan. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi Finger Hold Relaxation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Finger Hold Relaxation terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi open reduction internal fixation di RS Dadi Keluarga Ciamis. Metode: Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan One Group Pre-Test Post-Test. Pengumpulan data dilakukan melalui intervensi Finger Hold Relaxation. Sampel penelitian terdiri dari 20 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum dilakukan terapi, intensitas nyeri sebelum diberikan terapi finger hold pada pasien post op fraktur tangan adalah 6.17 dengan standar deviasi 1.020 dan setelah diberikan terapi finger hold intensitas nyeri menurun dengan mean 3.70 dengan standar deviasi 1.643. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah terapi Finger Hold Relaxation. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terapi Finger Hold Relaxation dapat dijadikan sebagai salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam manajemen nyeri. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan perawatan kepada pasien pasca operasi.