| dc.description.abstract |
Kekurangan zat gizi mikro pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang ditandai dengan tingginya angka anemia, sehingga pemerintah mengembangkan program Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) untuk meningkatkan status gizi ibu dan mendukung pertumbuhan janin. Namun, keberhasilan program MMS sangat bergantung pada kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsinya, sehingga pendampingan kader kesehatan diperlukan sebagai upaya edukasi, motivasi, dan pemantauan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi MMS.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan kader dengan kepatuhan konsumsi multiple micronutrient supplementation (MMS) pada Ibu Hamil di Puskesmas Tambaksari Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelational pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 30 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mendapatkan pendampingan kader dalam konsumsi Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) (60,0%) dan patuh mengonsumsi MMS (53,33%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pendampingan kader dengan kepatuhan konsumsi Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) pada ibu hamil di Puskesmas Tambaksari Tahun 2026 (p-value = 0,004 < 0,05).
Saran bagi pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan peran serta pendampingan kader kepada ibu hamil melalui edukasi, pemantauan, dan motivasi secara berkelanjutan agar kepatuhan konsumsi MMS semakin meningkat. Ibu hamil juga diharapkan lebih aktif memanfaatkan pendampingan kader dan mengonsumsi MMS secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk mendukung kesehatan ibu dan janin. |
en_US |