Unigal Repository

hubungan durasi screen time dengan perkembangan anak usia prasekolah di SPS TAAM Annuur Kota Tasikmalaya

Show simple item record

dc.contributor.author Della Nasta, Septina Hidayat
dc.date.accessioned 2026-09-18T11:40:41Z
dc.date.available 2026-09-18T11:40:41Z
dc.date.issued 2026-03-13
dc.identifier.citation Hidayat, Della Nasta Septina, 2026. Hubungan Durasi Screen Time dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah di SPS TAAM Annuur Kota Tasikmalaya. Skripsi, Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Galuh en_US
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10462
dc.description Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kebidanan pada Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Galuh. en_US
dc.description.abstract Masa prasekolah merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak yang menentukan kualitas perkembangan selanjutnya. Peningkatan penggunaan perangkat digital menyebabkan durasi Screen time anak semakin tinggi sehingga berpotensi memengaruhi perkembangan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan durasi Screen time dengan perkembangan anak usia prasekolah di SPS TAAM Annuur Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 45 anak usia prasekolah dengan teknik total sampling. Data durasi Screen time dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan perkembangan diukur menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki durasi Screen time kategori normal sebanyak 20 anak (44,4%) dan perkembangan kategori sesuai sebanyak 20 anak (44,4%). Anak dengan Screen time normal sebagian besar memiliki perkembangan sesuai (90,0%), sedangkan anak dengan Screen time tinggi sebagian besar mengalami penyimpangan perkembangan (88,9%). Uji Chi-Square menunjukkan p-value <0,001, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara durasi Screen time dengan perkembangan anak usia prasekolah. Disimpulkan bahwa semakin tinggi durasi Screen time, semakin besar risiko gangguan perkembangan pada anak usia prasekolah. Disarankan orang tua membatasi Screen time sesuai rekomendasi usia, meningkatkan interaksi dan stimulasi perkembangan, serta tenaga kesehatan dan pendidik memberikan edukasi mengenai penggunaan media digital yang sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. en_US
dc.publisher Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universits Galuh en_US
dc.subject Anak Usia Prasekolah; KPSP; Perkembangan Anak; Screen Time en_US
dc.title hubungan durasi screen time dengan perkembangan anak usia prasekolah di SPS TAAM Annuur Kota Tasikmalaya en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account