| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelestarian budaya Sedekah Pasarean oleh Pemerintah Desa Gegempalan Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 5 orang yang meliputi Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi Pelayanan, Pengurus Perkumpulan Gandawangi Kusumah, dan Tokoh Masyarakat. Analisis data menggunakan teori wujud kebudayaan dari Koentjaraningrat yang mencakup tiga dimensi: sistem ide,gagasan, sistem aktivitas,tindakan berpola, dan benda-benda hasil karya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya Sedekah Pasarean telah berjalan dengan cukup baik melalui keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat. Pada dimensi ide dan gagasan, pemerintah desa telah mengakui tradisi Sedekah Pasarean sebagai identitas budaya desa, mengintegrasikannya ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, belum terdapat Peraturan Desa (Perdes) khusus pelestarian dan visi misi desa belum mencantumkan secara eksplisit program tersebut. Pada dimensi aktivitas, pelestarian diwujudkan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan prinsip gotong royong, meskipun masih terkendala keterbatasan anggaran dan koordinasi. Pada dimensi artefak, pemerintah desa melakukan pemeliharaan benda-benda budaya, dokumentasi, dan inventarisasi aset budaya, meskipun masih memerlukan peningkatan pengelolaan. Kesimpulan penelitian ini adalah pelestarian budaya Sedekah Pasarean oleh Pemerintah Desa Gegempalan telah menunjukkan komitmen yang baik, namun masih memerlukan penguatan regulasi, optimalisasi anggaran, peningkatan sosialisasi kepada generasi muda, serta perbaikan dokumentasi dan inventarisasi benda-benda budaya untuk menjamin keberlanjutan tradisi secara lebih optimal. |
en_US |