Abstract:
ABSTRAK
Mitigasi Bencana oleh Relawan Tanggap Bencana di Desa Cikondang
Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kerentanan Desa Cikondang
terhadap bencana, khususnya tanah longsor, serta belum optimalnya pelaksanaan
mitigasi bencana oleh relawan tanggap bencana, yang ditandai dengan
keterbatasan pelatihan, sosialisasi, koordinasi, dan pemahaman masyarakat
mengenai mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pelaksanaan mitigasi bencana oleh relawan tanggap bencana di Desa Cikondang
Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data terdiri atas data primer
dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui tujuh informan yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas Kepala Desa, Koordinator
Relawan Tanggap Bencana, dua anggota relawan, dan tiga orang masyarakat.
Data sekunder diperoleh dari dokumen, arsip, serta literatur yang relevan. Teknik
pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan
analisis data dilakukan secara kualitatif melalui proses pengumpulan, pengolahan,
pengelompokan, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mitigasi bencana oleh relawan tanggap bencana di Desa
Cikondang belum berjalan secara optimal. Pada dimensi pelaksanaan penataan
ruang masih ditemukan kelemahan dalam identifikasi wilayah rawan secara
menyeluruh dan pemanfaatan data kerawanan. Pada dimensi pengaturan
pembangunan, pembangunan infrastruktur, dan tata bangunan, seluruh indikator
belum terlaksana secara optimal karena keterbatasan kewenangan relawan, belum
terealisasinya relokasi masyarakat, serta belum tersedianya infrastruktur mitigasi
yang memadai. Sementara itu, pada dimensi penyelenggaraan pendidikan,
penyuluhan, dan pelatihan, sebagian besar indikator telah berjalan dengan baik,
meskipun pelaksanaan pembinaan dan pelatihan belum dilakukan secara rutin
akibat keterbatasan anggaran. Disimpulkan bahwa pelaksanaan mitigasi bencana
masih memerlukan peningkatan koordinasi lintas sektor, penguatan kapasitas
relawan, penyediaan sarana dan prasarana mitigasi, percepatan relokasi
masyarakat di kawasan rawan, serta pelaksanaan pendidikan dan pelatihan
kebencanaan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Kata kunci: mitigasi bencana, relawan tanggap bencana, kesiapsiagaan
masyarakat, penanggulangan bencana, Desa Cikondang