| dc.description.abstract |
Status gizi bayi merupakan indikator penting dalam menilai pertumbuhan dan
perkembangan anak. Meskipun program kelas ibu balita telah dilaksanakan di
wilayah kerja Puskesmas Kawali, masih ditemukan kasus underweight, stunting,
wasting, dan overweight sehingga diperlukan kajian mengenai faktor yang
berhubungan dengan status gizi bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu yang mengikuti kelas ibu balita dengan
status gizi bayi di wilayah kerja Puskesmas Kawali Tahun 2026. Penelitian
menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian
berjumlah 130 ibu yang mengikuti kelas ibu balita, dengan sampel sebanyak 57
responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive
sampling. Data pengetahuan dan sikap diperoleh melalui kuesioner, sedangkan
status gizi bayi diukur menggunakan Z-score Berat Badan menurut Umur (BB/U).
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi
Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan ibu dengan status gizi bayi (ρ = 0,004) serta antara sikap ibu dengan
status gizi bayi (ρ = 0,003), dengan nilai ρ < 0,05. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa pengetahuan dan sikap ibu yang baik setelah mengikuti kelas ibu balita
berhubungan dengan status gizi bayi yang lebih baik. Oleh karena itu, pelaksanaan
kelas ibu balita perlu terus dioptimalkan untuk meningkatkan pengetahuan,
membentuk sikap positif ibu, dan mendukung perbaikan status gizi bayi. |
en_US |