Abstract:
Latar Belakang: Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan pada
perempuan yang memerlukan upaya deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara
Sendiri (SADARI). Kader kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan
edukasi kepada masyarakat, sehingga diperlukan pengetahuan dan sikap yang baik
mengenai SADARI. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan
menggunakan media Ring Card SADARI terhadap pengetahuan dan sikap kader
kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre
experimental one group pretest-posttest. Populasi dan sampel penelitian berjumlah
35 kader kesehatan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan
pendidikan kesehatan menggunakan media Ring Card SADARI. Analisis data
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kader sebelum intervensi
sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 20 responden (57,1%),
sedangkan setelah intervensi sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 28
responden (80,0%). Sikap sebelum intervensi sebagian besar negatif sebanyak 32
responden (91,4%), sedangkan setelah intervensi seluruh responden memiliki sikap
positif sebanyak 35 responden (100%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value =
0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan
menggunakan Ring Card SADARI terhadap pengetahuan dan sikap kader.
Kesimpulan: Media Ring Card SADARI efektif digunakan sebagai media
pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap
positif kader mengenai deteksi dini kanker payudara.