Abstract:
Komplikasi masa nifas merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu yang masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Berbagai karakteristik ibu diduga memengaruhi terjadinya komplikasi pada masa nifas sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu dengan kejadian komplikasi masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 92 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,3% responden mengalami komplikasi masa nifas. Uji bivariat menunjukkan bahwa usia (p=0,001), paritas (p=0,004), pendidikan (p=0,031), status anemia (p<0,001), dan riwayat penyakit (p=0,001) berhubungan signifikan dengan kejadian komplikasi masa nifas, sedangkan pekerjaan tidak berhubungan (p=0,307). Disimpulkan bahwa karakteristik ibu, khususnya usia, paritas, pendidikan, status anemia, dan riwayat penyakit merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian komplikasi masa nifas. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan deteksi dini dan pemantauan ibu yang memiliki faktor risiko untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Kata kunci: karakteristik ibu, komplikasi masa nifas, usia, anemia, paritas.