Abstract:
Imunisasi DPT-HB-Hib merupakan salah satu imunisasi dasar yang diberikan pada bayi untuk mencegah penyakit difteri, pertussis, tetanus, hepatitis B, dan Haemophilus influenza tipe b. Salah satu kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi setelah pemberian imunisasi adalah peningkatan suhu tubuh. Kompres bawang merah merupakan salah satu metode tradisional yang dapat digunakan sebagai upaya membantu menurunkan suhu tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres bawang merah ( Allium Cepa L. Var. Aggregatum) terhadap penurunan suhu tubuh pasca imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi usia 2-11 bulan. Penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Sampel berjumlah 15 bayi yang dipilih menggunakan accidental sampling. Pengukuran suhu tubuh dilakukan dengan termometer digital aksila. Analisis data menggunakan uji normalitas Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara suhu tubuh sebelum (rata-rata 38,4470C) dan sesuadah kompres ( rata-rata 37,5530C) dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan suhu yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian kompres bawang merah (Allium Cepa L. Var. Aggregatum) pasca imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi