Abstract:
Latar Belakang: Kualitas tidur merupakan kebutuhan dasar bagi proses penyembuhan pasien rawat inap, yang dapat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan tingkat kecemasan. Tujuan: menganalisis hubungan dukungan keluarga dan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien rawat inap penyakit dalam di RSUD Ciamis. Metode: desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional; sampel 85 pasien dipilih dengan teknik purposive sampling; variabel independen dukungan keluarga dan tingkat kecemasan, variabel dependen kualitas tidur; instrumen berupa kuesioner dukungan keluarga yang telah diuji validitas-reliabilitas, GAD-7, dan PSQI; analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank (α = 0,05). Hasil: sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (98,8%), kecemasan ringan (41,2%), dan kualitas tidur buruk (90,6%). Terdapat hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur (r = 0,385; p = 0,000), sedangkan dukungan keluarga tidak berhubungan signifikan dengan kualitas tidur (r = −0,160; p = 0,143). Kesimpulan dan Saran: pengelolaan kecemasan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas tidur pasien; perawat disarankan melakukan skrining kecemasan rutin dan intervensi relaksasi.