Abstract:
FITRI FAZRIAH. 2026. PERAN DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN,
DAN OLAHRAGA (DISBUDPORA) KABUPATEN CIAMIS DALAM
MELESTARIKAN BUDAYA SUNDA MELALUI GALUH ETHNIC
CARNAVAL
Galuh Ethnic Carnaval merupakan salah satu program budaya yang
diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
(DISBUDPORA) Kabupaten Ciamis sebagai media pelestarian, pengembangan,
dan promosi budaya Sunda. Pelaksanaan program tersebut masih menghadapi
berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya, belum optimalnya partisipasi
masyarakat, serta perlunya inovasi dalam penyelenggaraan kegiatan budaya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana Peran Dinas
Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (DISBUDPORA) Kabupaten Ciamis
dalam Melestarikan Budaya Sunda melalui Galuh Ethnic Carnaval?". Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi
kepustakaan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran
DISBUDPORA Kabupaten Ciamis sebagai katalisator telah dilaksanakan melalui
penyusunan kebijakan, strategi, dan koordinasi penyelenggaraan Galuh Ethnic
Carnaval, namun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan masih perlu
ditingkatkan. (2) Peran sebagai fasilitator diwujudkan melalui penyediaan sarana
dan prasarana, dukungan teknis, serta kesempatan berpartisipasi bagi masyarakat,
meskipun fasilitas dan pembinaan yang diberikan belum sepenuhnya optimal. (3)
Peran sebagai motivator dilakukan melalui sosialisasi, pembinaan, pemberian
apresiasi, dan dorongan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk
berpartisipasi dalam pelestarian budaya Sunda, namun upaya tersebut masih perlu
dilakukan secara lebih berkelanjutan. (4) Peran sebagai entrepreneur dilaksanakan
melalui berbagai inovasi penyelenggaraan Galuh Ethnic Carnaval, pemanfaatan
potensi budaya lokal, dan promosi budaya sebagai daya tarik wisata, tetapi
pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan kerja sama masih perlu
ditingkatkan. (5) Peran dalam public governance telah diwujudkan melalui
pengalokasian sumber daya, pemerataan manfaat program, serta upaya menjaga
keberlangsungan Galuh Ethnic Carnaval sebagai agenda budaya tahunan,
meskipun masih terdapat keterbatasan anggaran, fasilitas, dan pemerataan manfaat
yang dirasakan masyarakat.
Kata kunci: Peran, DISBUDPORA, Pelestarian Budaya Sunda, Galuh Ethnic
Carnaval.