<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Wulan Sondarika, S.Pd. M.Pd.</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8188</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 09:51:48 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-16T09:51:48Z</dc:date>
<item>
<title>3.	Penguatan   Kelompok   Pengrajin   Gula   Aren   Di   Desa Batulawang   Melalui   Digital Marketing dan  Branding Produk Untuk Meningkatkan Pendapatan</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8773</link>
<description>3.	Penguatan   Kelompok   Pengrajin   Gula   Aren   Di   Desa Batulawang   Melalui   Digital Marketing dan  Branding Produk Untuk Meningkatkan Pendapatan
Sondarika, Wulan
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama bagaimana strategi digital marketing dan branding produk dapat memperkuat kapasitas kelompok pengrajin gula aren di Desa Batulawang sekaligus meningkatkan pendapatan  masyarakat.  Permasalahan  yang  dihadapi  mitra  adalah  keterbatasan  dalam  pengemasan  produk,  minimnya pengetahuan  mengenai  pemasaran  digital,  serta  rendahnya  daya  saing  produk  di  pasar  yang  lebih  luas.  Metode  kegiatan pengabdian  dilakukan  melalui  pendekatan  partisipatif  dengan  tahapan:  (1)  identifikasi  kebutuhan  mitra,  (2)  pelatihan  digital marketing,  (3)  pendampingan  dalam  pembuatan  desain  kemasan  dan  identitas  merek,  serta  (4)  evaluasi  penerapan  strategi pemasaran.  Hasil  kegiatan  menunjukkan  adanya  peningkatan  pengetahuan dan  keterampilan  pengrajin  dalam  menggunakan media digital untuk promosi, terciptanya branding produk gula aren dengan kemasan lebih menarik, serta peningkatan jangkauan pemasaran ke platform online. Dampak awal yang terukur adalah adanya kenaikan jumlah permintaan produk serta peningkatan pendapatan  rata-rata  kelompok  pengrajin.  Dengan  demikian,  kegiatan  ini  berhasil  memperkuat  kapasitas  usaha  masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan pasar yang lebih berkelanjutan.
</description>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8773</guid>
<dc:date>2025-10-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Nyiramkeun Pusaka Di Museum Talagamanggung Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8624</link>
<description>Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Nyiramkeun Pusaka Di Museum Talagamanggung Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka
saadah, eliana; saadah, eliana
Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana prosesi pelaksanaan dan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Nyiramkeun Pusaka di Museum Talagamanggung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung ke lokasi pelaksanaan ritual, wawancara dengan tokoh adat, sesepuh, tokoh masyarakat dan para peserta ritual. Studi dokumentasi dilakukan untuk mengkaji dokumen yang ada dan menganalisis informasi untuk menemukan pola, tren, atau hubungan yang mungkin tidak terlihat dalam data primer, serta membantu memberikan konteks historis terhadap fenomena tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini dilaksanakan setiap hari Senin tanggal belasan akhir bulan Syafar di Desa Talagawetan Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka, tradisi diawali dengan kirab pusaka dari bumi ageung menuju kantor Kecamatan Talaga setelah itu menuju Museum Talagamanggung. Rangkaian prosesinya yaitu pembukaan, pembacaan dawuh puja ratu sabda raja 1540 M, sambutan, hadoroh, menyatukan Ci Nyusu atau tujuh sumber mata air, prosesi inti, do’a, penutup dan diakhiri dengan makan bersama. Adapun nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Nyiramkeun Pusaka diantaranya ada nilai religius, toleransi, pedagogis, disiplin, estetika, sosial, ekonomi, gotong royong, demokratis dan nilai etika.
</description>
<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8624</guid>
<dc:date>2024-10-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Dampak Perang Bubat Terhadap Identitas dan Kebudayaan Masyarakat Sunda</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8623</link>
<description>Dampak Perang Bubat Terhadap Identitas dan Kebudayaan Masyarakat Sunda
Sondarika, Wulan
Penelitian ini berupaya mengkaji lebih lanjut bagaimana peristiwa Perang Bubat berdampak terhadap identitas dan kebudayaan masyarakat Sunda dari masa ke masa. Fokus kajian ini adalah pada bagaimana masyarakat Sunda menginternalisasi peristiwa tersebut dan menjadikannya bagian penting dari narasi budaya dan sejarah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika perubahan identitas masyarakat Sunda pasca-Perang Bubat, dan bagaimana peristiwa ini terus mempengaruhi pandangan mereka terhadap sejarah dan kebudayaan hingga era kontemporer. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kulitatif dengan pendekatan historis dengan langkah penelitian; identifikasi masalah, pengumpulan data, kritik Sumber, analisis data, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian dampak Perang Bubat terhadap identitas dan kebudayaan masyarakat Sunda menunjukkan bahwa peristiwa ini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga membentuk persepsi dan sikap budaya yang bertahan lama. Perang Bubat menguatkan identitas budaya Sunda yang berpusat pada nilai-nilai kehormatan, kemandirian, dan sikap perlawanan terhadap dominasi eksternal. Meskipun sebagian dari dampak ini mulai terkikis oleh perubahan zaman, trauma kolektif yang ditinggalkan Perang Bubat masih mempengaruhi cara pandang masyarakat Sunda dalam hubungan antar-etnis hingga saat ini.
</description>
<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8623</guid>
<dc:date>2024-09-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERANAN SYEKH MUHAMMAD SANUSI DALAM MENGEMBANGKAN AGAMA ISLAM DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR JAWA BARAT TAHUN 1950-1984</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8622</link>
<description>PERANAN SYEKH MUHAMMAD SANUSI DALAM MENGEMBANGKAN AGAMA ISLAM DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR JAWA BARAT TAHUN 1950-1984
Sondarika, Wulan
Syekh Muhammad Sanusi merupakan salah satu tokoh pengembangan agama Islam yang berasal dari Jawa Tengah yang datang ke Tatar Sunda untuk mengembangkan agama Islam, selain itu beliau juga menjadi tokoh veteran pejuang negara atau yang biasa disebut sector priangan timur pada tahun 1943. Penelitian ini difokuskan pada narasi perkembangan Sejarah Islam dan Dakwah pertama di Kota Banjar, Jawa Barat, yang dipimpin oleh Syekh Muhammad Sanusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis peranan serta proses Syekh Muhammad Sanusi dalam mengembangkan agama islam di kecamatan Langensari kota Banjar Jawa Barat. Metode pada penelitian ini menggunakan metode historis sebagai landasan untuk mendekonstruksi dan memahami peristiwa-peristiwa masa lalu. Perjuangan dan pengorbanannya dalam mengembangkan Islam di Banjar terutama di Kecamatan Langensari sangat besar karena beliau banyak membangun masjid, sekolah, dll untuk masyarakat Kecamatan Langensari, dengan cara tersebutlah beliau mendekatkan diri kepada masyarakat untuk mengembangkan agama Islam.
</description>
<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8622</guid>
<dc:date>2024-10-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
