<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/999">
<title>Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers “Collaborative Governance and Digital Transformation to The Smart Cities”</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/999</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1256"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1204"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1203"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1202"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-25T01:17:19Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1256">
<title>JUST CITY: SMART CITY YANG MEWUJUDKAN KEBAHAGIAAN BAGI WARGA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1256</link>
<description>JUST CITY: SMART CITY YANG MEWUJUDKAN KEBAHAGIAAN BAGI WARGA
Sjaaf, Alwi Rubidium
Saat ini kota Jakarta mengusung konsep pembangunan Smart City dengan dua slogan: “kota inovatif”&#13;
dan “maju kotanya, bahagia warganya”. Dengan slogan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI berusaha&#13;
mengintegrasikan pelaksanaan program Smart City dengan program City 4.0, yang memberikan&#13;
penekanan pada peran pemerintah sebagai kolaborator dan peran warga sebagai ko-kreator. Dengan&#13;
menggunakan tiga pilar dari Teori The Just City, yaitu democracy, diversity dan equity, studi ini&#13;
bertujuan untuk meneliti perpaduan konsep The Just City dengan Smart City 4.0. Pelaksanaan penelitian&#13;
dengan metode kuantitatif ini akan mengambil lokasi di kawasan Jalan Thamrin yang berdampingan&#13;
dengan Kelurahan Kebon Kacang dan Kelurahan Kebon Melati. Data yang akan diperoleh dari hasil&#13;
survei lapangan dengan meneliti perbedaan dari segi demografi, pola hidup, teknologi, infrastruktur,&#13;
utilitas serta fasilitas yang telah tersedia, dan juga yang akan dibangun. Pada akhirnya penelitian ini ini&#13;
akan menghasilkan sebuah framework baru untuk Smart City yang seharusnya juga adalah Just City.
</description>
<dc:date>2022-02-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1204">
<title>COVER PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN UNIVERSITAS GALUH TAHUN 2022</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1204</link>
<description>COVER PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN UNIVERSITAS GALUH TAHUN 2022
Cover
</description>
<dc:date>2022-02-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1203">
<title>TANTANGAN IMPLEMENTASI SATU DATA INDONESIA DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA (STUDI KASUS KABUPATEN CIAMIS)</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1203</link>
<description>TANTANGAN IMPLEMENTASI SATU DATA INDONESIA DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA (STUDI KASUS KABUPATEN CIAMIS)
Prasetiya, Wildan Sany; Fauzi, Asep Andri; Taufiq, Otong Husni; Garvera, R. Rindu; Arifin, Fachmy Syam
Satu Data Indonesia (SDI) merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data&#13;
pemerintah yang berkualitas. Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang SDI mengamanatkan pada semua&#13;
instansi pemerintah untuk mengimplementasikan SDI di instansinya masing-masing, termasuk pemerintah&#13;
daerah. Pemerintah daerah kabupaten/kota perlu menerapkan kebijakan tersebut karena hasil yang&#13;
diperoleh sangat menunjang perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Meskipun&#13;
manfaatnya besar, tetapi implementasi SDI tidak mudah. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi&#13;
permasalahan dalam implementasi SDI di pemerintah daerah kabupaten/kota. Studi ini bersifat kualitatif&#13;
dan deskriptif. Metode yang digunakan yaitu metode SWOT. Hasil studi menunjukkan bahwa kekuatan,&#13;
kelemahan, peluang, dan ancaman paling utama dalam implementasi SDI diantaranya adalah: kekuatan&#13;
yaitu faktor regulasi dan teknologi; kelemahan yaitu faktor sumber daya manusia, peraturan pelaksana,&#13;
pendanaan, ego sektoral; peluang yaitu faktor kebutuhan terhadap data berkualitas, sedangkan ancaman&#13;
yaitu faktor perubahan regulasi, dan keamanan siber
</description>
<dc:date>2022-02-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1202">
<title>POLA PENCARIAN INFORMASI MINAT PENELUSURAN COVID 19 DI INDONESIA MENGGUNAKAN GOOGLE TRENDS</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/1202</link>
<description>POLA PENCARIAN INFORMASI MINAT PENELUSURAN COVID 19 DI INDONESIA MENGGUNAKAN GOOGLE TRENDS
Hidayat, Azis; Suryantoro, Agustinus; Hakim, Lukman
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi penggunaan big data yaitu Google trends&#13;
sebagai sumber data, serta melihat perilaku masyarakat melalui minat penelusuran Google Trends di&#13;
masa pandemi Covid 19. Google trends mampu menampilkan penelusuran trending selama setahun dan&#13;
Covid 19 menjadi trending topik di tahun 2021. Penelitian ini diakukan berdasarkan kata kunci yang&#13;
trending di tahun 2021 menggunakan kata kunci Covid 19. Selanjutnya 4 kata kunci yang terkait covid 19&#13;
di pilih berdasarkan RSV (Range Search Volume) tertinggi yag kemudian di analisis gunakan grafik garis,&#13;
rata-rata bergerak, uji korelasi pearson menggunakan line chart, moving average dan uji korelasi&#13;
pearson. Kata kunci terkati Covid 19 adalah “Cara Menyembuhkan COVID”, “Cara Menyembuhkan&#13;
COVID isolasi mandiri”, “Gejala Covid” dan “Gejala Covid 19”. Hasilnya adalah pola deret waktu&#13;
antara kata kunci ini serupa dan menunjukkan korelasi. Hubungan yang kuat terdapat pada kata kunci&#13;
“Cara Menyembuhkan COVID” (r = 0,671), “Gejala Covid” (r = 0,718) dan “Gejala Covid 19” (r =&#13;
0,679). Variabel dengan kata kunci “Cara Menyembuhkan COVID isolasi mandiri” tidak berkorelasi&#13;
terhadap Covid 19 karen nila R tabel kurang dari 0,279. Google trends berpotensi membantu pemerintah&#13;
dalam mengambil kebijakan. Selain itu bagi tenaga kesehatan Google Trends membantu update&#13;
pengetahuan terkait minat penelusuran masyarakat Indonesia terhadap Covid 19. Penyebaran Informasi&#13;
terkait Covid 19 anda harus lebih efektif dan efisien di media online untuk menghilangkan kekacauan&#13;
informasi.
</description>
<dc:date>2022-02-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
