<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3245">
<title>Nursing</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3245</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10623"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10605"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10576"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10548"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-21T00:45:51Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10623">
<title>PENGARUH TEKNIK RELAKSASI FINGER HOLD TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION DI RS DADI KELUARGA CIAMIS</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10623</link>
<description>PENGARUH TEKNIK RELAKSASI FINGER HOLD TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION DI RS DADI KELUARGA CIAMIS
YUSUF AINUL ALFI, MUHAMMAD
Latar Belakang: Nyeri merupakan salah satu keluhan utama yang dirasakan pasien pasca operasi  ORIF. Manajemen nyeri yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mempercepat proses pemulihan. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi Finger Hold Relaxation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Finger Hold Relaxation terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi open reduction internal fixation di RS Dadi Keluarga Ciamis. Metode: Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan One Group Pre-Test Post-Test. Pengumpulan data dilakukan melalui intervensi Finger Hold Relaxation. Sampel penelitian terdiri dari 20 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum dilakukan terapi, intensitas nyeri sebelum diberikan terapi finger hold pada pasien post op fraktur tangan adalah 6.17 dengan standar deviasi 1.020 dan setelah diberikan terapi finger hold intensitas nyeri menurun dengan mean 3.70 dengan standar deviasi 1.643. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah terapi Finger Hold Relaxation. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terapi Finger Hold Relaxation dapat dijadikan sebagai salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam manajemen nyeri. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan perawatan kepada pasien pasca operasi.
</description>
<dc:date>2026-03-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10605">
<title>EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK DALAM MENGATASI INSOMNIA PADA WARGA BINAAN MENJELANG BEBAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB BANJAR TAHUN 2025</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10605</link>
<description>EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK DALAM MENGATASI INSOMNIA PADA WARGA BINAAN MENJELANG BEBAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB BANJAR TAHUN 2025
Marsella, Shintia; Hertini, Reni; Hidayat, Asep Wahyudin
Insomnia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami warga binaan&#13;
pemasyarakatan (WBP), khususnya pada masa menjelang bebas akibat tekanan&#13;
psikologis dan lingkungan yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan&#13;
mengetahui efektivitas terapi musik frekuensi 432 Hz dalam menurunkan tingkat&#13;
insomnia pada WBP menjelang bebas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB&#13;
Banjar Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan&#13;
desain quasi experimental one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 20 WBP&#13;
laki-laki usia 23–45 tahun yang dipilih melalui teknik total sampling. Intervensi&#13;
diberikan selama 15 menit setiap hari selama 7 hari. Tingkat insomnia diukur&#13;
menggunakan Insomnia Severity Index (ISI) dan dianalisis dengan uji Shapiro–&#13;
Wilk serta paired t-test. Hasil menunjukkan rerata skor insomnia menurun&#13;
signifikan dari 13,80 menjadi 3,35 (p &lt; 0,001) dengan effect size (Cohen’s d =&#13;
3,21) yang menunjukkan pengaruh sangat besar. Disimpulkan bahwa terapi musik&#13;
frekuensi 432 Hz efektif menurunkan tingkat insomnia dan berpotensi&#13;
diintegrasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam program&#13;
pembinaan kesehatan untuk meningkatkan kualitas tidur warga binaan. Temuan&#13;
ini menunjukkan bahwa intervensi relaksasi berbasis musik memiliki relevansi&#13;
klinis dalam mendukung kesehatan tidur warga binaan menjelang bebas&#13;
(reintegrasi sosial).
Makalah ini membahas optimalisasi tata kelola pengamanan di Lapas Kelas IIB Banjar dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba serta penipuan. Pembahasan mencakup identifikasi permasalahan, penentuan prioritas masalah, serta gagasan kreatif untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pengamanan melalui penguatan pengawasan, koordinasi, dan digitalisasi administrasi pengamanan.
</description>
<dc:date>2026-09-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10576">
<title>LITERATURE REVIEW EFEKTIVITAS TERAPI KELUARGA (FAMILY-CENTERED CARE) DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA ANAK DENGAN ASMA.</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10576</link>
<description>LITERATURE REVIEW EFEKTIVITAS TERAPI KELUARGA (FAMILY-CENTERED CARE) DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA ANAK DENGAN ASMA.
Zakiah Basit, Tsania
Latar belakang : Asma merupakan penyakit kronis pada anak yang membutuhkan&#13;
pengobatan jangka panjang dan kepatuhan terapi yang baik untuk mencegah&#13;
kekambuhan serta komplikasi. Kepatuhan pengobatan pada anak dengan asma masih&#13;
menjadi masalah karena anak sangat bergantung pada peran keluarga dalam&#13;
menjalani terapi. Pendekatan Family-Centered Care (FCC) dinilai mampu&#13;
meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pengelolaan asma anak sehingga dapat&#13;
meningkatkan kepatuhan pengobatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui efektivitas terapi keluarga (Family-Centered Care) dalam meningkatkan&#13;
kepatuhan pengobatan pada anak dengan asma. Metode : Penelitian ini&#13;
menggunakan metode literature review dengan sumber data yang diperoleh dari&#13;
database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Artikel yang digunakan&#13;
merupakan jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2020–&#13;
2026 sesuai dengan kriteria PICOS. Seleksi artikel menggunakan metode PRISMA&#13;
dan diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil : Seluruh&#13;
artikel menunjukkan bahwa Family-Centered Care efektif meningkatkan kepatuhan&#13;
pengobatan melalui edukasi, pendampingan, pengawasan penggunaan obat, dan&#13;
keterlibatan keluarga dalam pengambilan keputusan. Pendekatan ini juga&#13;
meningkatkan kontrol asma, menurunkan frekuensi kekambuhan, mengurangi&#13;
kunjungan ke instalasi gawat darurat dan rawat inap, serta meningkatkan kualitas&#13;
hidup anak dan keluarga. Kesimpulan : Family-Centered Care merupakan&#13;
pendekatan keperawatan yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan&#13;
dan memberikan luaran kesehatan yang lebih baik pada anak dengan asma.
</description>
<dc:date>2026-09-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10548">
<title>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN LINGGASARI KECAMATAN CIAMIS</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10548</link>
<description>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN LINGGASARI KECAMATAN CIAMIS
Rahmawati, Ai
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah&#13;
kesehatan masyarakat di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis yang&#13;
memerlukan penanganan berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap keluarga tentang DBD dengan&#13;
perilaku pencegahan DBD. Subjek Penelitian: Subjek penelitian terdiri dari 96&#13;
kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, dengan&#13;
rata-rata usia 47,7 tahun dan mayoritas berpendidikan SMA (35,4%). Metode:&#13;
Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional ini menggunakan&#13;
kuesioner terstruktur yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis&#13;
menggunakan uji korelasi Rank Spearman pada taraf signifikansi alpha = 0,05.&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden (100%) memiliki&#13;
pengetahuan baik, 94,8% memiliki sikap baik, dan 86,5% memiliki perilaku&#13;
pencegahan baik. Terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan&#13;
lemah antara pengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan DBD (r = 0,257;&#13;
p = 0,012). Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap&#13;
keluarga dengan perilaku pencegahan DBD (r = 0,119; p = 0,247). Kesimpulan &amp;&#13;
Rekomendasi: Kesimpulannya, pengetahuan keluarga berhubungan signifikan&#13;
dengan perilaku pencegahan DBD, sedangkan sikap tidak berhubungan secara&#13;
langsung. Disarankan bagi instansi pelayanan kesehatan untuk memperkuat&#13;
pendampingan serta fasilitas pelaksanaan program PSN 3M Plus secara konsisten.
</description>
<dc:date>2026-08-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
