<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3244">
<title>History Education</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3244</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10581"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10503"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10102"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9574"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-10-24T00:14:21Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10581">
<title>Sistem Kepemimpinan Tradisional Berdasarkan Tritangtu di Buana di Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10581</link>
<description>Sistem Kepemimpinan Tradisional Berdasarkan Tritangtu di Buana di Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis
Febriani, Feni
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kepemimpinan tradisional berdasarkan konsep Tritangtu di Buana di Kampung Adat Kuta, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, serta mengkaji penerapan nilai-nilai Resi, Ratu, dan Rama dalam kehidupan masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan Pupuhu Adat, Sesepuh Lembur, Kuncen, Ajengan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kampung Adat Kuta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kepemimpinan tradisional di Kampung Adat Kuta masih berjalan dan dipertahankan sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Struktur kepemimpinan adat terdiri atas Pupuhu Adat, Sesepuh Lembur, Kuncen, dan Ajengan yang memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Nilai Resi, Ratu, dan Rama tercermin dalam pembagian peran kepemimpinan, proses pengambilan keputusan melalui musyawarah, pemeliharaan aturan adat, pembinaan keagamaan, serta hubungan antara kepemimpinan adat dan pemerintahan formal. Hubungan tersebut berlangsung melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dalam memenuhi kepentingan masyarakat. Dengan demikian, konsep Tritangtu di Buana masih memiliki peran penting dalam mempertahankan keseimbangan kehidupan masyarakat serta keberlangsungan sistem kepemimpinan tradisional di Kampung Adat Kuta.
</description>
<dc:date>2026-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10503">
<title>PEMANFAATAN MEDIA VIDEO YOUTUBE K.H. ZAINAL MUSTOFA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI AKL 3 SMKN KADIPATEN KABUPATEN TASIKMALAYA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10503</link>
<description>PEMANFAATAN MEDIA VIDEO YOUTUBE K.H. ZAINAL MUSTOFA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI AKL 3 SMKN KADIPATEN KABUPATEN TASIKMALAYA
Hilman Januar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media video YouTube K.H. Zainal Mustofa dalam pembelajaran sejarah kelas XI AKL 3 SMKN Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan,observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media video YouTube mengenai K.H. Zainal Mustofa dapat membantu peserta didik dalam memahami materi sejarah secara lebih konkret dan menarik. Penggunaan video memberikan gambaran mengenai perjuangan K.H. Zainal Mustofa sehingga peserta didik lebih mudah memahami peristiwa sejarah yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media video juga mampu meningkatkan perhatian, antusiasme, dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Guru berperan dalam memilih video yang sesuai dengan materi, memberikan pengantar sebelum pemutaran video, serta mengarahkan peserta didik untuk mengidentifikasi dan memahami informasi yang terdapat dalam video. Meskipun demikian, pemanfaatan media video YouTube masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, perangkat pembelajaran, dan konsentrasi peserta didik. Dengan demikian, media video YouTube K.H. Zainal Mustofa dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran sejarah yang mendukung penyampaian materi secara lebih menarik, kontekstual, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
</description>
<dc:date>2026-08-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10102">
<title>NILAI SOSIAL DALAM TRADISI TEDAK SITEN MASYARAKAT DI  KECAMATAN WANAREJA, KABUPATEN CILACAP, JAWA TENGAH</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10102</link>
<description>NILAI SOSIAL DALAM TRADISI TEDAK SITEN MASYARAKAT DI  KECAMATAN WANAREJA, KABUPATEN CILACAP, JAWA TENGAH
AGHSYEINA, HAENIDAR
Penelitian ini berjudul “Nilai Sosial dalam Tradisi Tedak Siten dalam Masyarakat &#13;
Jawa di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.” Penelitian ini &#13;
dilatarbelakangi oleh keberadaan Tradisi Tedak Siten sebagai salah satu tradisi &#13;
masyarakat Jawa yang masih dilaksanakan di Kecamatan Wanareja. Tradisi Tedak &#13;
Siten tidak hanya berkaitan dengan tahapan kehidupan anak ketika mulai &#13;
menginjak tanah, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial yang tercermin melalui &#13;
keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Tradisi Tedak Siten pada masyarakat &#13;
Jawa di Kecamatan Wanareja serta mengetahui nilai-nilai sosial yang terkandung &#13;
di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik &#13;
pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi&#13;
terstruktur, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan &#13;
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Tradisi Tedak Siten di Kecamatan &#13;
Wanareja meliputi penentuan hari pelaksanaan berdasarkan weton atau neptu, &#13;
persiapan perlengkapan tradisi, pembacaan doa, menginjak jadah tujuh warna, &#13;
menaiki tangga tebu wulung, memasuki kurungan ayam dan memilih benda, &#13;
penyebaran udik-udik, mandi menggunakan air bunga setaman, serta kenduri. &#13;
Dalam pelaksanaannya, tradisi tersebut melibatkan keluarga dan masyarakat &#13;
sekitar sehingga tercipta interaksi dan kerja sama sosial. Nilai-nilai sosial yang &#13;
terkandung dalam Tradisi Tedak Siten meliputi nilai gotong royong, sedekah, &#13;
silaturahmi, tolong-menolong, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut tercermin &#13;
dalam kegiatan persiapan, keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan, berbagi &#13;
makanan, serta kebersamaan setelah prosesi tradisi selesai. Dengan demikian, &#13;
Tradisi Tedak Siten tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pelestarian budaya &#13;
Jawa, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial dan &#13;
mempertahankan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.
</description>
<dc:date>2026-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9574">
<title>EKSISTENSI KESENIAN REAK SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA LOKAL DESA CIMEKAR KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9574</link>
<description>EKSISTENSI KESENIAN REAK SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA LOKAL DESA CIMEKAR KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG
genta pratama, mochammad gibbran; mochammad gibbran, genta pratama
Penelitian ini membahas Eksistensi Kesenian Reak sebagai Identitas Budaya Lokal Desa&#13;
Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung (Suatu Tinjauan Sejarah). Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui sejarah perkembangan kesenian Reak di Desa Cimekar, mengetahui&#13;
eksistensinya sebagai identitas budaya lokal, serta mengetahui upaya yang dilakukan dalam&#13;
mempertahankan dan melestarikan kesenian Reak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif&#13;
dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan&#13;
studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi pelaku kesenian Reak, tokoh&#13;
masyarakat, pemerintah desa, generasi muda, serta pihak yang memiliki keterkaitan dengan&#13;
perkembangan kesenian Reak di Desa Cimekar. Reak yang pada awalnya banyak berkaitan dengan&#13;
kegiatan adat dan tradisi masyarakat kemudian berkembang sebagai hiburan sekaligus sarana&#13;
mempererat hubungan sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Cimekar.&#13;
Eksistensi Reak juga didukung oleh masyarakat, tokoh budaya, pemerintah desa, serta keterlibatan&#13;
generasi muda. Upaya pelestarian dilakukan melalui regenerasi anggota, latihan rutin, keterlibatan&#13;
generasi muda dalam pertunjukan, pemanfaatan media sosial untuk dokumentasi dan promosi,&#13;
keikutsertaan dalam kegiatan budaya, serta dukungan pemerintah. Dengan demikian, keberadaan&#13;
kesenian Reak di Desa Cimekar tidak hanya menunjukkan keberlanjutan sebuah kesenian&#13;
tradisional, tetapi juga mencerminkan proses pewarisan budaya dan upaya masyarakat dalam&#13;
mempertahankan identitas budaya lokal di tengah perubahan zaman.
</description>
<dc:date>2026-08-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
