<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3223">
<title>Mechanical Engineering</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3223</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8539"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8427"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8340"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8339"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-24T20:10:51Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8539">
<title>perancangan mesin peragi tape untuk meningkatkan produktivitas produksi</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8539</link>
<description>perancangan mesin peragi tape untuk meningkatkan produktivitas produksi
Suhada, Dirma
Tape ketan merupakan makanan tradisional Indonesia yang dihasilkan melalui proses fermentasi beras ketan dengan ragi. Selama ini, proses peragian tape ketan pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama, tenaga besar, serta kurang efisien dalam memenuhi permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin peragi tape ketan yang mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi.Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan konsep, pemodelan dengan perangkat lunak Computer Aided Design (CAD) SolidWorks, serta analisis numerik menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Mesin yang dirancang memiliki kapasitas 15 kg/jam dengan motor bensin berdaya 5,5 HP, sistem transmisi puli, dan pengaduk berbahan stainless steel. Hasil analisis menunjukkan bahwa tegangan maksimum pada rangka sebesar 35 MPa, jauh di bawah tegangan luluh material ASTM A36 sebesar 250 MPa. Faktor keamanan (safety factor) sebesar 7 menunjukkan bahwa konstruksi rangka aman untuk diproduksi.Dengan adanya mesin ini, proses pencampuran ragi dan ketan dapat dilakukan lebih cepat, merata, dan efisien dibandingkan cara manual. Mesin peragi tape ketan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi UKM, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, serta mendorong pengembangan industri rumahan sekaligus melestarikan kuliner tradisional Indonesia.
</description>
<dc:date>2026-04-22T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8427">
<title>RANCANG BANGUN ALAT PRES PENYAMBUNG KARET  SALURAN AC MOBIL DENGAN SISTEM MOTOR ULIR DAYA HIDROLIK PORTABEL</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8427</link>
<description>RANCANG BANGUN ALAT PRES PENYAMBUNG KARET  SALURAN AC MOBIL DENGAN SISTEM MOTOR ULIR DAYA HIDROLIK PORTABEL
Hamdi, Maulana
Permasalahan umum yang sering dihadapi bengkel AC mobil adalah kerusakan pada saluran selang karet yang menyebabkan kebocoran sistem pendingin. Proses penyambungan atau pengepresan ulang biasanya membutuhkan alat pres berukuran besar yang kurang praktis digunakan di lapangan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pres penyambung karet saluran AC mobil dengan sistem motor ulir daya hidrolik yang bersifat portabel sehingga lebih efisien dan mudah digunakan.&#13;
Metode penelitian meliputi tahapan studi literatur, perancangan alat menggunakan perangkat lunak SolidWorks, proses manufaktur, serta pengujian kinerja alat. Analisis kekuatan struktur dilakukan menggunakan metode Finite Element Method (FEM) untuk memastikan keamanan dan keandalan konstruksi. Hasil analisis menunjukkan tegangan maksimum sebesar 125 MPa, nilai perpindahan (displacement) 0 mm, regangan (strain) 0, dan faktor keamanan sebesar 2, sehingga alat dinyatakan aman untuk digunakan. Daya motor yang digunakan sebesar 0,05 HP dengan torsi 3,4 Nm dan dorongan maksimum 200 kg.&#13;
Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat pres yang dirancang mampu bekerja secara efektif untuk penyambungan selang karet AC mobil dengan hasil pengepresan yang kuat dan konsisten. Desain portabel memudahkan penggunaan di berbagai medan kerja serta mempercepat waktu pengerjaan. Dengan total biaya pembuatan sebesar Rp3.079.000, alat ini dinilai ekonomis dan berpotensi menjadi solusi tepat guna bagi bengkel AC mobil.&#13;
 &#13;
Kata kunci : alat pres, sistem hidrolik, ulir daya, rancang bangun, AC mobil, portabel.
</description>
<dc:date>2025-11-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8340">
<title>uji kerja alat pengubah limbah sampah plastik menjadi bahan bakar bio solar kapasitas 3kg</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8340</link>
<description>uji kerja alat pengubah limbah sampah plastik menjadi bahan bakar bio solar kapasitas 3kg
mustopa, popo
ABSTRAK Pengelolaan sampah plastik menjadi tantangan serius dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja alat pengubah limbah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak sebagai solusi alternatif dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan memenuhi kebutuhan energi. Metode yang digunakan adalah pirolisis, yaitu proses dekomposisi termal plastik dalam kondisi tanpa oksigen untuk menghasilkan minyak, gas, dan residu padat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan variasi suhu dan waktu pemanasan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kuantitas dan kualitas bahan bakar yang dihasilkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa alat ini mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan efisiensi yang cukup tinggi. Bahan bakar yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik dan kimia yang mendekati bahan bakar fosil konvensional, sehingga berpotensi sebagai sumber energi alternatif.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pengolahan sampah plastik serta mendorong pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna. Kata kunci: Sampah plastik, pirolisis, bahan bakar alternatif, limbah, energi terbarukan&#13;
&#13;
ABSTRACT&#13;
Plastic waste management is a serious challenge in efforts to preserve the&#13;
environment. This study aims to analyze the performance of a device that converts&#13;
plastic waste into fuel oil as an alternative solution to reduce environmental&#13;
pollution and meet energy needs. The method used is pyrolysis, the thermal&#13;
decomposition of plastic in the absence of oxygen to produce oil, gas, and solid&#13;
residue. The study was conducted using varying heating temperatures and times&#13;
to determine their effect on the quantity and quality of the fuel produced. The&#13;
analysis results indicate that this device is capable of converting plastic waste&#13;
into fuel oil with relatively high efficiency. The resulting fuel has physical and&#13;
chemical characteristics close to those of conventional fossil fuels, thus offering&#13;
potential as an alternative energy source. This research is expected to contribute&#13;
to the development of plastic waste processing technology and encourage the&#13;
utilization of waste into valuable products.&#13;
Keywords: Plastic waste, pyrolysis, alternative fuel, waste, renewable energy.
</description>
<dc:date>2025-11-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8339">
<title>PEMBUATAN PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) MENGGUNAKAN BALING-BALING MODEL VERTIKAL (VAWT) DAYA 150 WATT</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8339</link>
<description>PEMBUATAN PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) MENGGUNAKAN BALING-BALING MODEL VERTIKAL (VAWT) DAYA 150 WATT
Ramdhani Ismawan, Nova
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) merupakan salah satu bentuk energi terbarukan yang memanfaatkan &#13;
angin sebagai sumber penggerak turbin. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe PLTB &#13;
tipe Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) berdaya 150 Watt yang dapat dioperasikan pada daerah dengan potensi &#13;
angin rendah hingga sedang, khususnya di Desa Cihideung RT 38/RW 007. Proses perancangan meliputi &#13;
pembuatan baling-baling dari pipa PVC, rangka dari besi hollow, serta penggunaan generator DC 12V 150 Watt. &#13;
Uji coba dilakukan untuk mengetahui kinerja turbin dalam menghasilkan listrik pada berbagai kecepatan angin. &#13;
Hasil pengujian menunjukkan bahwa turbin mampu beroperasi dengan baik tanpa memerlukan sistem pelacak &#13;
arah angin. Pada kecepatan angin 3,7 m/s, turbin menghasilkan putaran 300 rpm dengan tegangan 11,14 V dan &#13;
arus 0,60 A. Temuan ini membuktikan bahwa VAWT skala kecil dapat menjadi solusi energi alternatif yang ramah &#13;
lingkungan, mudah dirakit, dan berpotensi diaplikasikan di wilayah terpencil. Dengan pengembangan lebih lanjut, &#13;
kinerja dan efisiensi sistem dapat ditingkatkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan di daerah dengan &#13;
keterbatasan jaringan listrik.&#13;
Wind Power Plant (WPP) is a form of renewable energy that utilizes wind as the driving source for turbines. This &#13;
study aims to design and test a 150 Watt Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) prototype that can operate in areas &#13;
with low to medium wind potential, particularly in Cihideung Village RT 38/RW 007. The design process includes &#13;
manufacturing blades from PVC pipes, a frame from hollow steel, and using a 12V 150 Watt DC generator. Testing &#13;
was conducted to evaluate the turbine’s performance in generating electricity at various wind speeds. The results &#13;
show that the turbine operates effectively without requiring a wind direction tracking system. At a wind speed of &#13;
3.7 m/s, the turbine generated 300 rpm with a voltage of 11.14 V and a current of 0.60 A. These findings &#13;
demonstrate that small-scale VAWTs can serve as an environmentally friendly, easy-to-assemble alternative &#13;
energy solution, with potential applications in remote areas. With further development, the system’s performance &#13;
and efficiency could be improved to electricity needs in areas with limited grid access.
</description>
<dc:date>2025-08-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
