<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/128">
<title>Kusmayadi, Yadi dan Suryana, Aan</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/128</link>
<description>Penelitian ini berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Student Team’s Achievment Division (STAD) Berbantuan Media Film Situs “Astana Gede Kawali Terhadap Kesadaran Sejarah Siswa (Studi Penelitian Kuasi Eksperimen Di Kelas X SMAN 1 Baregbeg). Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk membuktikan kebenaran model Student Teams Achievmen Division yang menyatakan bahwadalam kerja kooperatif menghasilkan motivasi yang lebih daripada individualistik dalam lingkungan kompetitif, kerja kooperatif meningkatkan perasaan positif satu dengan lainnya, mengurangi keterasingan dan kesendirian, membangun hubungan dan menyediakan pandangan positif terhadap orang lain.Selain itu, penelitian ini diharapkan akan memberikan beberapa manfaat bagi kalangan pendidik dalam upaya pengembangan kompetensi professional, bagi kalangan pelajar dalam meningkatkan  kesadaran sejarah dan hasil pembelajaran sejarah, dan bagi   pengambil   kebijakan dalam  meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan pengaruh model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievment Division (STAD) berbantuan media film situs “Astana Gede Kawali” terhadap kesadaran sejarah siswa pada mata pelajaran sejarah, serta menemukan pengaruh kesadaran sejarah terhadap hasil belajar siswa. Bentuk analisis data yang digunakan adalah analisis uji t dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara dua kelompok variabel penelitian yang saling bebas satu dengan lainnya. Analisis uji t untuk nilai postes kelas eksperimen dan kelas kontrol secara teknis dilakukan melalui program SPSS 16. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menggunakan Desain Kelompok Kontrol Non-ekuivalen.  Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Baregbeg. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu pemilihan secara acak atau random sampling dengan cara pengundian. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X  di SMAN 1 Baregbeg dan kelas XIPA 1 dan X IPA 2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi.  Rencana kegiatan dalam penelitian ini adalah pertama mengadakan penelitian pendahuluan dengan mengunjungi lokasi penelitian serta mencari sumber referensi yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Tujuan penelitian pendahuluan ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang permasalahan yang sedang dihadapi serta penyesuain kurikulum dengan materi yang disiapkan oleh peneliti. Langkah selanjutnya adalah pembuatan film situs Astana Gede Kawali yang merupakan media pembantu dalam kegiatan pembelajaran. Kemudian dilakukan proses editing sesuai dengan tatacara yang berlaku. Dari proses ini dihasilkan produk media film yang siap diujicobakan dalam kegiatan pembelajaran. Langkah terakhir dari kegiatan ini adalah pengujian pengaruh model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan media film situs Astana Gede Kawali dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar dan kesadaran sejarah siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan media film Situs Astana Gede Kawali dengan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan media film, yaitu hasil belajar rata-rata  76,19 untuk kelas eksperimen dan 69,29 untuk kelas kontrol. Kedua, terdapat pengaruh kesadaran sejarah terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif STAD, Media Film, Situs, Kesadaran Sejarah</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8482"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/4390"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-25T11:46:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8482">
<title>PENANAMAN NILAI NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS BUDAYA: SEBUAH DESAIN MIXED-METHODS KOMPARATIF DI SD INDONESIA DAN MALAYSIA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8482</link>
<description>PENANAMAN NILAI NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS BUDAYA: SEBUAH DESAIN MIXED-METHODS KOMPARATIF DI SD INDONESIA DAN MALAYSIA
Suryana, Aan; Sondarika, Wulan; Ratih, Dewi; Dian Diana, Gunawan
Pembelajaran sejarah di Sekolah Dasar pada era sekarang khususnya di Indonesia menghadapi banyak tantangan, terutama berkaitan dengan konten sejarah yang terkesan kering dan membosankan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kebijakan kurikulum untuk mata pelajaran sejarah di SD yang digabungkan menjadi IPAS, minimnya inovasi yang dilakukan oleh pendidik dalam mengelola pembelajaran sejarah di kelas, dimana materi sejarah yang disampaikan masih fokus pada materi yang ada di buku paket, sehingga masih belum mengimplementasikan nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran. Berbanding terbalik denngan kondisi pembelajaran sejarah yang ada di Malaysia. Pembelajaran sejarah di Malaysia menjadi mata pelajaran wajib yang sudah terpisah dengan mata pelajaran lain dan diajarkan mulai dari kelas 4 SD. Mata pelajaran sejarah menjadi salah satu mata pelajaran wajib yang menentukan kelulusan ujian siswa. Namun dibalik kurikulum yang mendukung, terdapat permasalahan lain yang dihadapi, yaitu keterbatasan waktu pembelajaran karena hanya 1 jam/minggu, sulitnya jangkauan internet juga mempengaruhi kualitas pembelajaran. Berdasarkan penjelasan di atas, maka diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran yaitu dengan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran sejarah di sekolah dasar. Pembelajaran sejarah berbasis budaya baik di Indonesia dan Malaysia efektif dilaksanakan. Hal ini berdasarkan hasil penelitian-penelitian terdahulu yang sudah dilaksanakan dan hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan adanya peningkatan rasa nasionalisme dikalangan peserta didik dari 50% menjadi 75%.
</description>
<dc:date>2026-02-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/4390">
<title>Character Education Through Example Values K.H. Mas Mansur in Learning History</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/4390</link>
<description>Character Education Through Example Values K.H. Mas Mansur in Learning History
Aan Suryana
Character education refers to school efforts to shape, guide, and develop student behavior according to specific standards. This research aims to analyze the biography and example of KH Mas Mansur and the cultivation of character education through the exemplary values of K.H. Mas Mansur in learning history in class XI IPS 1 MAN 1 Darussalam Ciamis. This research uses a qualitative research method and a case study design. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The research results show that (1) K.H. Mas Mansur was born in Surabaya on June 25, 1896. He is known as a young man who is diligent and trustworthy, always speaks well, and has extensive knowledge. K.H. Mas Mansur has been a leader in many institutions, such as Chairman of the Surabaya Branch of Muhammadiyah for two terms and Chairman of the Tarjih Council. (2) The exemplary values of K.H. Mas Mansur, which can be applied in history learning in class XI IPS 1 MAN 1 Darussalam Ciamis, namely religious values, discipline, curiosity, nationalism, patriotism, respect for achievement, friendly and communication, like to read, and a sense of responsibility, (3) Instilling character education through the exemplary values of K.H. Mas Mansur has been successfully implemented quite well and has had a positive impact on history learning in class XI IPS 1 starting from planning, implementation, to the evaluation stage.
Character education refers to school efforts to shape, guide, and develop student behavior according to specific standards. This research aims to analyze the biography and example of KH Mas Mansur and the cultivation of character education through the exemplary values of K.H. Mas Mansur in learning history in class XI IPS 1 MAN 1 Darussalam Ciamis. This research uses a qualitative research method and a case study design. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The research results show that (1) K.H. Mas Mansur was born in Surabaya on June 25, 1896. He is known as a young man who is diligent and trustworthy, always speaks well, and has extensive knowledge. K.H. Mas Mansur has been a leader in many institutions, such as Chairman of the Surabaya Branch of Muhammadiyah for two terms and Chairman of the Tarjih Council. (2) The exemplary values of K.H. Mas Mansur, which can be applied in history learning in class XI IPS 1 MAN 1 Darussalam Ciamis, namely religious values, discipline, curiosity, nationalism, patriotism, respect for achievement, friendly and communication, like to read, and a sense of responsibility, (3) Instilling character education through the exemplary values of K.H. Mas Mansur has been successfully implemented quite well and has had a positive impact on history learning in class XI IPS 1 starting from planning, implementation, to the evaluation stage.
</description>
<dc:date>2024-06-26T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
