<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>INSKRIPSI</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/854" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/854</id>
<updated>2026-04-25T16:08:56Z</updated>
<dc:date>2026-04-25T16:08:56Z</dc:date>
<entry>
<title>PENGARUH PENGAWASAN KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM OPEN DEFECATION FREE DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/5168" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rizki Ramdiani, Shinta</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/5168</id>
<updated>2024-09-03T16:55:54Z</updated>
<published>2023-09-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH PENGAWASAN KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM OPEN DEFECATION FREE DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS
Rizki Ramdiani, Shinta
Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh pengawasan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas terhadap Efektivitas Program Open Defecation Free. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif analisis, yang memutusatkan perhatian pada pemecahan masalah melalui angket selanjutnya menganalisa data hasil angket dengan cara teknik analisis data kuantitatif melalui pengelolaan data yang dideskripsikan ke tabel distribusi frekuensi.Teknik sampling adalah sampling jenuh dimana semua pegawai program 10 orang dan simple random sampling dimana masyarakat penerima program sebanyak 30 orang dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengawasan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat diperoleh skor 151 atau sebesar 73,65% masuk kategori baik dan efektivitas program Open Defecation Free diperoleh skor 110,3125 atau sebesar 53,81% masuk kategori cukup baik. Hasil perhitungan koefisien korelasi product moment (rxy) sebesar 0,40 yang berarti variabel memiliki tingkat hubungan yang sedang, sedangkan koefisien determinasi sebesar 16% kategori tingkat pengaruhnya rendah tapi pasti, dan 84% adalah epsilon. Hasil antara nilai thitung dengan ttabel sebesar 2,724 &gt; dari ttabel sebesar 2,0231, maka hipotesis Ho ditolak Ha diterima.
</summary>
<dc:date>2023-09-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PEMBERDAYAAN USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA  OLEH TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN UMKM DI DESA BUNISEURI KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/5167" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ahmad Juansyah, Rafi</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/5167</id>
<updated>2024-09-03T14:41:55Z</updated>
<published>2023-09-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PEMBERDAYAAN USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA  OLEH TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN UMKM DI DESA BUNISEURI KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS
Ahmad Juansyah, Rafi
Beberapa permasalahan dalam Pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Dalam Meningkatkan UMKM Di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis yaitu: Tim Penggerak PKK kurang mengusahakan terkait permodalan dana bagi para program UP2K untuk mengembangkan kegiatan usahanya, Tim Penggerak PKK belum memberikan wadah atau sarana untuk memasarkan produk yang diberdayakannya agar terarah untuk pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan, serta rendahnya kualitas sumber daya manusia Tim Penggerak PKK terkait melakukan pemberdayaan kepada para anggota UP2K. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan, yang terdiri dari observasi dan wawancara. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 8 orang. Pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Meningkatkan UMKM Di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis berdasarkan hasil penelitian diketahui belum berjalan dengan optimal, hal tersebut terlihat dari 10 indikator yang dijadikan tolok ukur, diantaranya 3 indikator sudah berjalan dengan baik dan 7 indikator lainnya belum sesuai dalam pelaksanaannya. Untuk mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi berupa kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap setiap program PKK, kurangnya kerja sama antar anggota PKK, belum memadainya pemberian bantuan modal usaha bagi masyarakat yang disebabkan oleh keterbatasan sumber anggaran yang dimiliki, serta terbatasnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan pelatihan dan produksi. Maka upaya yang sudah dilakukan oleh Tim Penggerak PKK, antara lain melaksanakan kegiatan pendidikan dan latihan (diklat) untuk meningkatkan kompetensi Tim Penggerak PKK, melaksanakan kegiatan diskusi dan arahan-arahan secara langsung kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai program PKK, melakukan komunikasi dan pendekatan secara intens antar anggota PKK melalui berbagai kegiatan, melakukan penggalangan dana secara swadaya dari setiap anggota PKK sebagai bentuk kas PKK yang bertujuan untuk membantu menunjang pelaksanaan program PKK, serta memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh masyarakat untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pelatihan dan produksi.
</summary>
<dc:date>2023-09-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGELOLAAN ARSIP DI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM KOTA BANJAR</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3993" rel="alternate"/>
<author>
<name>Suparni, Rini</name>
</author>
<author>
<name>Henriyani, Etih</name>
</author>
<author>
<name>Risnawan, Wawan</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3993</id>
<updated>2024-02-12T07:31:07Z</updated>
<published>2023-09-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGELOLAAN ARSIP DI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM KOTA BANJAR
Suparni, Rini; Henriyani, Etih; Risnawan, Wawan
Latar belakang dalam penelitian ini Pengelolaan Arsip Di Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Banjar belum optimal. Hal ini terlihat dari indikator-indikator masalah seperti Sarana prasarana dan gedung masih bersifat pinjam sewa, Pola penyimpanan arsip belum tertata dengan baik, Masih ditemukan arsip yang menumpuk, belum dilakukan kegiatan penyusutan, tidak ada jadwal retensi arsip untuk setiap arsip-arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pengelolaan arsip di Badan Pengawas Pemilihan umum Kota Banjar. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 4 orang. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu Pengelolaan Arsip Di Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Banjar belum sepenuhnya optimal. Dilihat dari 8 indikator yang dijadikan alat ukur penelitian masih ada 3 indikator yang belum optimal. Adapun hambatannya yaitu; Belum ada arsiparis; Divisi yang bersangkutan lagi di luar dan ketersediaan SDM;  Bentuk fisik arsip yang berantakan; dan belum memenuhinya prasarana dan sarana kearsipan, belum ada jadwal retensi arsip. Adapun upaya-upaya yang sudah dilakukan yaitu Arsip yang ditumpuk di klasifikasikan sesuai jenisnya, file yang bisa di cetak ulang juga dalam bentuk soft file. Kemudian para pegawai dalam menjaga keautentikan arsip dengan cara belajar mandiri, sharing dengan pegawai yang sudah pengalaman, mengadakan atau mengajukan permohonan prasarana dan sarana kearsipan, serta meminta bantuan pendampingan untuk menyusun jadwal retensi arsip
</summary>
<dc:date>2023-09-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI “BINTANG MANGGALA” OLEH BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DI KECAMATAN CIKONENG KABUPATEN CIAMIS</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3992" rel="alternate"/>
<author>
<name>Agustina, Rika</name>
</author>
<author>
<name>Marliani, Lina</name>
</author>
<author>
<name>Risnawan, Wawan</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3992</id>
<updated>2024-02-12T07:28:50Z</updated>
<published>2023-09-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI “BINTANG MANGGALA” OLEH BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DI KECAMATAN CIKONENG KABUPATEN CIAMIS
Agustina, Rika; Marliani, Lina; Risnawan, Wawan
Penelitiain ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Bintang Manggala” Oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Hal tersebut terlihat dari masih adanya permasalahan seperti kurangnya partisipasi dari anggota KWT dalam mengikuti kegiatan KWT, penyuluhan pertanian yang dilakukan oleh PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) belum mampu meningkatkan kemampuan Anggota KWT dalam meningkatkan hasil produksi pertanian serta belum memadainya sarana dan prasarana yang ada di KWT “Bintang Manggala”. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Bintang Manggala” oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Dengan informan sebanyak 7 (tujuh) orang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Bintang Manggala” oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) belum berjalan optimal, hal tersebut terlihat dari 10 indikator yang dijadikan tolok ukur, 5 diantaranya belum sesuai dalam pelaksanaannya. Hambatan-hambatan yang dihadapi berupa kurangnya partisipasi dari anggota KWT dalam mengikuti pertemuan, kurangnya kemampuan anggota KWT untuk meningkatkan hasil pertanian, terbatasnya sarana dan prasarana penunjang pertanian yang dimiliki oleh KWT, serta belum mampu nya KWT untuk menarik minat mitra untuk melakukan kerjasama, serta masih belum adanya perekrutan anggota baru untuk keberlanjutan KWT “Bintang Manggala”.
</summary>
<dc:date>2023-09-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
