<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Sudarto</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6076" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6076</id>
<updated>2026-04-24T19:01:00Z</updated>
<dc:date>2026-04-24T19:01:00Z</dc:date>
<entry>
<title>MELESTARIKAN TRADISI DAN MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF: ANALISIS USAHA GULA AREN DI DESA SUKAHARJA</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6307" rel="alternate"/>
<author>
<name>Salsabila, Gina Tsania</name>
</author>
<author>
<name>Sudarto, Sudarto</name>
</author>
<author>
<name>Nurholis, Egi</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6307</id>
<updated>2025-03-20T04:56:29Z</updated>
<published>2024-08-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MELESTARIKAN TRADISI DAN MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF: ANALISIS USAHA GULA AREN DI DESA SUKAHARJA
Salsabila, Gina Tsania; Sudarto, Sudarto; Nurholis, Egi
Penelitian bertujuan menganalisis usaha gula aren di Desa Sukaharja sebagai upaya melestarikan tradisi dan meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha gula aren tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Dengan adanya pelatihan dan pemasaran yang tepat, usaha ini dapat berkembang lebih jauh. Penelitian ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan memberi manfaat bagi masyarakat dengan melestarikan warisan budaya mereka.
Desa  Sukaharja  memiliki  tradisi  panjang  dalam  produksi  gula  aren  yang merupakan  bagian  integral  dari  budaya  masyarakat  setempat.  Namun,  perubahan zaman  dan  modernisasi  mengancam keberlangsungan  usaha  ini. Modernisasi membawa   perubahan   dalam   cara   hidup   masyarakat,   termasuk   cara   mereka berproduksi  dan  memasarkan  produk(Rinardi,  et  al.,  2019;  Atmadja,  2010). Banyak pengrajin gula aren menghadapi kesulitan bersaing dengan produk guladari industri  besar  yang  lebih  mudah  diakses  dan  lebih  murah.Untuk  bertahan,  para pengrajin  mulai  mengadopsi  teknologi  baru  dan  strategi  pemasaran  yang  lebih efektif. Misalnya, penggunaan media sosial untuk mempromosikan produk mereka dan  menjangkau  pasar  yang  lebih  luas.  Inovasi  dalam  proses  produksi  juga dilakukan  untuk  meningkatkan  efisiensi  tanpa  mengorbankan  kualitas.Meskipun desa  Sukaharja  menghadapi  tantangan  akibat  modernisasi,  upaya  kolektif  dari masyarakat  lokal  untuk  melestarikan  tradisi  gula aren  melalui  inovasi,  dukungan komunitas, dan kesadaran lingkungan memberikan harapan untuk keberlangsungan usaha ini di masa depan.
</summary>
<dc:date>2024-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERAN NYANGKU DALAM MEMBANGUN KOHESI SOSIAL DI KALANGAN MASYARAKAT PANJALU</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6306" rel="alternate"/>
<author>
<name>Munsyid, Marnastiar</name>
</author>
<author>
<name>Sudarto, Sudarto</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6306</id>
<updated>2025-03-20T04:50:34Z</updated>
<published>2024-08-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN NYANGKU DALAM MEMBANGUN KOHESI SOSIAL DI KALANGAN MASYARAKAT PANJALU
Munsyid, Marnastiar; Sudarto, Sudarto
Tradisi Nyangku di Panjalu merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Tradisi ini melibatkan berbagai tahapan, setiap tahap dilakukan dengan penuh hormat dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Upacara Adat Nyangku yang merupakan tradisi leluhur masyarakat Desa Panjalu berperan dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melibatkan wawancara semi terstruktur, observasi partisipasi, studi literatur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana tradisi leluhur seperti Upacara Adat Nyangku dapat berperan sebagai pengendalian sosial yang efektif dalam membangun kohesi sosial di masyarakat Desa Panjalu. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan pentingnya menjaga dan mempertahankan budaya dan tradisi daerah sebagai cara untuk memelihara harmoni dan kohesi sosial dalam masyarakat. Tradisi Nyangku berperan penting dalam membangun kohesi sosial di Panjalu. Partisipasi dalam upacara ini memperkuat kepercayaan, solidaritas, dan nilai kebersamaan di masyarakat. Selain itu, Nyangku juga berperan dalam mengintegrasikan berbagai lapisan sosial, menciptakan inklusi sosial yang kuat dan mempertahankan identitas budaya masyarakat di tengah arus modernisasi.
Kohesi  sosial  merupakan  fenomena  sosial  yang  mengacu  pada  tingkat kepaduan dan solidaritas antara individu dalam suatu komunitas (Isfironi, 2014; Oi Mahanani, 2022). Pencerminan tingkat kesatuan, solidaritas, dan kerjasama dalam suatu    masyarakat,    yang    menekankan    pentingnya    elemen-elemen    seperti kepercayaan  antarindividu,  nilai-nilai  bersama,  dan  keterlibatan  dalam  aktivitas kolektif  sebagai  fondasi  penting  yang  memperkuat  hubungan  sosial  dalam  suatu komunitas (Bunyamin, dkk. 2019). Kohesi sosial mencakup berbagai aspek, seperti kekuatan  sosial,  kesatuan,  daya  tarik,  dan  kerja  sama.  Dalam  konteks  ini,  kohesi sosial   memainkan   peran   penting   dalam   memperkuat   hubungan   sosial   dan meningkatkan   kemampuan   komunitas   untuk   menghadapi   tantangan   Bersama (Kosasih, et al, 2023; Hamiru, et al., 2023; Mastanah, 2023).
</summary>
<dc:date>2024-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERBANDINGAN PREFERENSI BUDAYA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL ANTARA GENERASI Y DAN GENERASI Z DI KERTAHARJA CIAMIS</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6305" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ramdani, Dadan</name>
</author>
<author>
<name>Sudarto, Sudarto</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6305</id>
<updated>2025-03-20T04:44:43Z</updated>
<published>2024-08-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERBANDINGAN PREFERENSI BUDAYA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL ANTARA GENERASI Y DAN GENERASI Z DI KERTAHARJA CIAMIS
Ramdani, Dadan; Sudarto, Sudarto
Penelitian bertujuan memahami perbedaan preferensi penggunaan media sosial antara Generasi Y (Milenial) dan Generasi Z di Kertaharja-Ciamis. Melalui pendekatan studi kasus dengan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menggali secara mendalam bagaimana kedua generasi ini menggunakan dan berinteraksi dengan berbagai platform media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai kebiasaan, motivasi, dan persepsi mereka terhadap media sosial. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai perbedaan karakteristik penggunaan media sosial antara Generasi Y dan Generasi Z, serta implikasinya terhadap strategi komunikasi, pemasaran, dan interaksi sosial di era digital. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori komunikasi dan studi generasi dalam konteks penggunaan teknologi informasi.
Setiap masa ditandai dominasi generasi baru yang memiliki karakteristik berbeda  darisebelumnya.Kelompok  individu  dengan  rentang  usia  yang  sama berdasarkan tahun kelahiran disebut sebagai generasi. Generasi seperti Milenial, Baby Boomer, Gen-X, Gen-Y, Gen-Z, dan Gen-Alpha diketahui memiliki nilai, pengalaman,  dan  perilaku  yang  berbeda.  Diakui  bahwa  pesatnya  kemajuan teknologi yang semakin canggih akan berdampak pada munculnya generasi baru dengan kondisi lingkungan yang lebih kompleks. Hal ini semakin memperjelas berbagai  faktor  yang  memengaruhi  minat,  perkembangan,  gaya  hidup,  serta karakteristik setiap generasi(Achmad W,et al., 2020).Pada sera digital seperti saat ini, tidak  dapat  dipungkiri ketergantungan  generasi  mudakepada  teknologi, khususnya teknologi komunikasi yang dapat menjangkau dunia dari berbagai arah. Hal tersebut tentu tidak dapat terlepas dari peran serta internet dalam kehidupan sehari-hari
</summary>
<dc:date>2024-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>TRANSFORMASI UMKM PAKAIAN DI ERA DIGITAL: ADAPTASI TERHADAP BUDAYA EKONOMI MASYARAKAT MAJALENGKA DALAM EKOSISTEM E-COMMERCE (STUDI KASUS DI BANTARUJEG</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6304" rel="alternate"/>
<author>
<name>Yunita, Shinta Alda</name>
</author>
<author>
<name>Nurholis, Egi</name>
</author>
<author>
<name>Sudarto, Sudarto</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6304</id>
<updated>2025-03-20T04:39:33Z</updated>
<published>2024-08-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">TRANSFORMASI UMKM PAKAIAN DI ERA DIGITAL: ADAPTASI TERHADAP BUDAYA EKONOMI MASYARAKAT MAJALENGKA DALAM EKOSISTEM E-COMMERCE (STUDI KASUS DI BANTARUJEG
Yunita, Shinta Alda; Nurholis, Egi; Sudarto, Sudarto
Penelitian bertujuan untuk menganalisis UMKM pakaian di era digital, dengan fokus pada tantangan dan strategi yang dihadapi dalam konteks e-commerce di Majalengka, khususnya di Bantarujeg. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggali secara mendalam pengalaman dan perspektif UMKM pakaian dalam beradaptasi dengan perubahan pasar digital. Tantangan yang dihadapi UMKM meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya pemahaman mengenai teknologi digital. Selain itu, persaingan yang semakin tinggi di era digital menuntut UMKM untuk mengadopsi strategi pemasaran yang efektif guna memperkuat merek. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya transformasi digital bagi UMKM agar tetap kompetitif, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan практические mengenai strategi yang efektif bagi UMKM pakaian dalam menghadapi tantangan e-commerce dan meningkatkan daya saing di era digital.
Perkembangan UMKM, khususnya pada sektor pakaian di Bantarujeg, tidak&#13;
lepas dari berbagai tantangan. Persaingan bisnis semakin ketat seiring dengan pesatnya&#13;
perkembangan teknologi. Semakin banyaknya pelaku UMKM dalam sektor pakaian&#13;
semakin meningkatkan persaingan antar pelaku UMKM, terutama dalam hal harga,&#13;
kualitas, dan desain produk. Hal ini mengharuskan para pelaku UMKM untuk mampu&#13;
beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan zaman. Salah satu teknologi yang paling&#13;
banyak digunakan saat ini adalah media sosial dan e-commerce. Menurut UndangUndang Nomor 20 Tahun 2008, UMKM diartikan sebagai suatu usaha komersial yang&#13;
dikelola oleh perseorangan atau badan usaha yang merupakan badan usaha ekonomi&#13;
produktif dengan kriteria yang ditentukan oleh Undang-undang Nomor 20 Tahun&#13;
2008. UMKM sangat berperan penting bagi perekonomian Indonesia.
</summary>
<dc:date>2024-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
